Minggu, 29 Maret 2015

Mengenang Masa Kecil Bermain Permainan Yoyo

Mengenang Masa Kecil Bermain Permainan Yoyo Pada Generasi Tahun 1990-an Pasti Anak Laki-Laki Suka Bermain Games Unik Ini.  Yoyo bukan hanya mainan yang di lempar! Bagi pecintanya, yoyo punya seni dan yoyo pun juga punya sejarah. Ya, Yoyo memang sebuah permainan anak kecil, namun sekarang ini kita lihat pemain Yoyo tidak lagi terbatas pada anak kecil tapi sudah merambah ke orang dewasa.  Yo-yo dalam bentuk yang paling sederhana adalah obyek yang terdiri dari as roda dihubungkan ke dua piringan, dan benang yang panjang (biasanya disebut string) dilingkarkan di as atau sumbu. Hal ini dimainkan dengan memegang ujung bebas dari string (biasanya dengan memasukkan satu jari di simpul) yang memungkinkan gravitasi atau kekuatan lemparan untuk memutarkan yo-yo dan mendiamkan string-nya, kemudian memungkinkannya berputar yo-yo untuk kembali sendiri ke tangan seseorang; Sering disebut "yo-yoing". Pertama dibuat dan populer pada tahun 1920, yo-yo tetap menjadi hobi populer banyak beberapa generasi dan budaya.

Dalam permainan sederhananya, string ini ditujukan agar yo-yo bisa digenggam di tangan; kemudian yo-yo dilemparkan ke bawah, hingga ujung akhir dari string, kemudian kembali ke arah tangan, dan akhirnya menggengam yo-yo, kemudian siap untuk dilemparkan lagi. Ada banyak trik lainnya, kebanyakan berdasarkan trik sleeper trick, salah satu trik yang paling terkenal di yo-yo adalah  "walk the dog". Hal ini dilakukan dengan melemparkan trik sleeper yang kuat dan memungkinkan yo-yo menggelinding di lantai, sebelum ditarik kembali ke tangan.

Dalam sejarah Inggris untuk yo-yo antara lain bandalore (dari Perancis) dan quiz. Istilah dalam sejarah Perancis antara lain bandalore, incroyable, de Coblenz, emigrette, dan joujou de Normandie (joujou berarti mainan kecil).

Yoyo Sendiri suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.

Sejarah Permainan Yoyo di Indonesia

Kita sering melihat permainan tradisional Yoyo, namun tahukah anda bagaimana awal mula sejarah Yoyo sampai dikenal luas seperti sekarang ini? Sejarah permainan tradisional Yoyo bermula pada sebuah catatan sejarah di sekitar Yunani. Pada saat itu diyakini dalam sejarahnya Yoyo terbuat dari kayu, logam, atau gerabah.

Sebuah bukti sejarah Yoyo, yaitu telah ditemukannya sebuah Yoyo yang terbuat dari gerabah (semacam keramik) yang merupakan peninggalan sejarah dari sekitar 500 tahun sebelum masehi. Pada masa itu dipercaya bahwa mainan dari lempengan gerabah ini merupakan sebuah mainan anak yang digunakan pada sebuah upacara keagamaan tertentu. Pada upacara ini Yoyo dari gerabah akan dipersembahkan oleh seorang anak kepada dewa, sebagai simbol bahwa anak tersebut telah mencapai usia kedewasaan.

Permainan Tradisional Yoyo - Model Yoyo modern Sederhana Jaman Dahulu

Sejarah permainan tradisional yoyo kemudian berlanjut dengan lahirnya permainan yoyo modern. Populernya permainan tradisional yoyo ini tidak lepas dari sebuah perusahaan mainan yoyo yang didirikan oleh seorang Amerika keturunan Filipina bernama Pedro Flores di California pada tahun 1928. Dari pabrik inilah mainan yoyo mulai diproduksi secara besar-besaran.

Dilanjutkan secara resmi di tahun 1929 seorang pengusaha bernama Donald F. Duncan membeli perusahaan Flores dan seluruh asetnya. Lalu secara resmi pula mendaftarkan nama Yoyo sebgai nama merk dagang pada tahun 1932. Sejak saat itulah permainan tradisional yoyo mengalami masa keemasan dan sempat mengalami keterpurukan pada era Perang Dunia. Namun kembali berjaya sampai era modern ini.

Cara Bermain Permainan Tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo sebenarnya sangat mudah untuk dimainkan, bahkan oleh anak-anak sekalipun. Hanya saja bagi yang belum pernah memainkannya pasti akan sedikit mengalami kesulitan. Tapi hanya dengan beberapa kali latihan percobaan saja pasti sudah bisa bermain. Permainan tradisional Yoyo dimainkan dengan cara diputar. Begini cara bermainnya :
  1. Mula-mula Yoyo dililit dengan tali yang ada pada celah di tengah-tengah Yoyo.
  2. Tali itu dililitkan memutari celah di tengah sampai seluruh tali terlilit dan meninggalkan ujung tali saja.
  3. Lalu ujung tali (yang biasanya diberi kait) dikaitkan atau diikatkan di salah satu jari biasanya jari telunjuk atau jari tengah.
  4. Kemudian buah Yoyo dilemparkan ke bawah.
  5. Untuk Yoyo yang bagus dan seimbang ikatannya, dia akan bisa berputar sendiri di bawah.
  6. Dengan sedikit sentakan tali ke arah atas, maka Yoyo yang sedang berputar di bawah akan naik ke atas dengan sendirinya.
Permainan Tradisional Yoyo di Era Modern

Yoyo yang dibuat pada masa sekarang ini telah melalui banyak sekali perubahan teknologi, terutama pada pengembangan teknologi di poros as-nya. Dengan teknologi yang paling baru, sekarang ini yoyo mampu berputar bebas dengan waktu yang jauh lebih lama. Hal ini terjadi karena pengembangan teknologi yang telah mampu membuat poros yoyo mengalami pengurangan gesekan yang sangat signifikan.

Dengan berkurangnya gesekan pada poros yoyo dengan tali, maka jelas telah membuat yoyo bisa berputar bebas dengan sangat lama. Dan hal ini kemudian juga sangat berpengaruh dengan berkembangnya tehnik permainan tradisional yoyo. Karena yoyo modern dapat berputar bebas dengan sangat lama, maka pemain bisa menciptakan berbagai macam gaya bermain yoyo.

Sampai pada akhirnya dengan perkembangan pesat permainan tradisional yoyo, membuat banyak bermunculannya kontes-kontes atau lomba bermain yoyo di seluruh dunia. Pada kontes yoyo biasanya akan dipertandingkan berbagai gaya dan tehnik bermain yoyo diantara para peserta permainan tradisional yoyo.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive