Sabtu, 28 Maret 2015

5 Manfaat Tidur Tanpa Sehelai Baju

5 Manfaat Tidur Tanpa Sehelai Baju Alias Telanjang Bagi Kesehatan Tubuh Kita, Atau Kehidupan Percintaan Kita Sehari-Hari. 

Tidur Sendiri merupakan kegiatan harfiah tubuh yang harus dilakukan setiap hari karena membantu berbagai organ tubuh agar kembali bugar setelah beraktivitas. Setelah seharian beraktivitas, tubuh mengistirahatkan kerja berbagai organ tubuh yang ikut bekerja keras seharian. Tidak mungkin seseorang dapat terus-terusan bekerja tanpa istirahat, karena kita butuh saat pemulihan tubuh menjadi segar kembali yaitu tidur. Manfaat tidur secara garis besar adalah untuk pemulihan tubuh dan berbagai kondisi kesehatan lainnya.



Kebiasaan tidur tanpa pakaian memang masih dianggap tabu. Berbeda dengan budaya Barat, orang dengan budaya timur masih jarang melakukan kebiasaan ini. Kebanyakan orang memilih untuk mengenakan baju tidur yang mereka gemari, seperti daster, piyama, atau bahkan baju tidur super seksi. Namun, apabila kamu butuh sedikit tantangan, bagaimana jika kamu lepaskan saja busana tidurmu dan tidur telanjang?

Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat (Januari 2013), melaporkan bahwa sekitar 10% orang Amerika tidur dengan tanpa busana atau telanjang. Sebagian ada yang dibalut selimut, namun sebagian lain telanjang bulat tanpa selimut, terutama saat musim panas.

Terlepas dari fakta tersebut, ternyata tidur telanjang tidak hanya membuat Anda merasa seksi, tetapi juga dapat bermanfaat bagi kesehatan. Para ahli di Amerika sepakat bahwa tidur dengan menanggalkan piyama dapat memberi manfaat kesehatan bagi Anda. 

1. Tidur Telanjang Menyehatkan Organ Reproduksi Anda

Jennifer Landa, MD, penulis The Sex Drive Solution for Women, mengatakan bahwa tidur telanjang membuat vagina Anda lebih sehat. Ketika dalam keadaan terbuka, suhu vagina akan tetap normal (tidak panas), sehingga bakteri dan jamur(ragi) dalam vagina dapat tumbuh dengan normal. Suhu yang terlalu panas akan meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri secara abnormal. Akibatnya, vagina akan terinfeksi. 

Menurut Natasha Turner, penulis buku The Hormone Diet, jika tubuh terlalu hangat di malam hari dapat mengganggu pelepasan melatonin dan growth hormone -hormon antiaging utama Anda. "Jika suhu tubuh rendah, growth hormone akan keluar dan 'sihir' regeneratif bekerja," ujarnya. Hal ini dapat menjaga kulit dan rambut Anda tampak menakjubkan.

Hal ini juga berlaku pada pria. Dengan tidur telanjang suhu testis akan menurun ke batas normal, sehingga produksi sperma akan optimal. Selama tidur, penis akan mengalami ereksi alami, sehingga membiarkan penis bebas bergerak jauh lebih baik daripada menahannya dengan celana dalam atau celana ketat.

Jika Anda tidak terbiasa dengan tidur telanjang, Anda dapat membiasakan diri dengan tidur tanpa celana dalam. Wanita sebaiknya tidur dengan daster longgar, tanpa bra/BH dan celana dalam. Sementara pria lebih baik tidur hanya memakai sarung tanpa celana dalam.

2. Tidur Telanjang Membuat Kualitas Tidur Anda Lebih Baik

Meskipun Anda merasa lebih nyaman jika merasa hangat di malam hari, namun Lisa Shives, MD, direksi Sleep Foundation mengatakan bahwa Anda membutuhkan suhu yang dingin untuk tidur. "Suhu tubuh Anda semakin turun saat tidur, yang merupakan kecenderungan alami dari tubuh, sehingga jika Anda mengenakan selimut atau busana yang berat akan menggangu itu." Tidur telanjang, kata Lisa, dapat membantu tubuh Anda tetap dingin.

Mungkin Anda akan lebih nyaman tidur dengan keadaan hangat. Jika saat suhu dingin, Anda memang dianjurkan memakai pakaian tebal atau selimut agar tidak kedinginan. Namun jika saat cuaca normal atau bahkan panas, Anda sebaiknya melepas pakaian Anda saat tidur. Tubuh membutuhkan suhu lingkungan yang lebih dingin saat tidur, kata Lisa Shives, MD, direktur National Sleep Foundation. "Suhu tubuh semakin menurun saat Anda tidur, ini adalah proses alami tubuh, sehingga baju yang terlalu tebal dapat mengganggu tidur Anda. "Tidur telanjang, katanya, dapat membantu tubuh Anda tetap dingin dan kualitas tidur Anda juga lebih baik.

3. Tidur Telanjang Dapat Menjaga Pelepasan Hormon

Menurut naturopath Natasha Turner, seorang penulis The Hormone Diet , terlalu hangat di malam hari dapat mengganggu pelepasan melatonin dan hormon pertumbuhan. Kedua hormon tersebut merupakan hormon anti penuaan utama dalam tubuh Anda. Hormon ini bekerja secara regeneratif dan membutuhkan suhu tertentu untuk pelepasannya. Selain anti-penuaan, melatonin juga dapat membuat kulit dan rambut Anda berkilau. Dan agar pelepasan hormon tersebut, solusinya, tidurlah telanjang tanpa pakaian.

4. Tidur Telanjang dapat Menjaga Berat Badan Anda

Tidur telanjang membantu Anda tidur lebih nyenyak, yang akan memungkinkan tingkat hormon stres kortisol menurun saat Anda beristirahat, menjaga energi dan mengendalikan rasa lapar, kata Turner. Bila tidur Anda terganggu, pelepasan kortisol akan meningkat. Dan saat bangun tidur, Anda akan merasa sangat lapar dan berisiko meningkatkan berat badan Anda.

Tidur telanjang membantu Anda tidur lebih nyenyak, yang memungkinkan hormon kortisol penyebab stres menghilang selama Anda istirahat, ujar Natasha. Tidur telanjang juga menjaga energi dan rasa lapar Anda. Sebab jika tidur Anda terganggu, misalnya karena alarm, kortisol Anda akan meningkat serta membuat Anda terbangun dalam keadaan lapar dan memiliki keinginan untuk makan berlebihan. 

5. Tidur Telanjang Membuat Anda Lebih Percaya Diri

Tidur telanjang membuat Anda lebih percaya diri. "Sensasi yang Anda rasakan saat tubuh bergesekan dengan sprei dengan kesejukan udara akan membuat Anda merasa seksi”, kata Landa. Dan perasaan seksi dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Jennifer mengatakan, tidur telanjang sangat bagus untuk hubungan seks Anda. Berpelukan dengan merasakan kulit bersentuhan dapat meningkatkan hormon oksitosin. "Tidur telanjang mendorong hubungan seks dan hubungan yang seksi akan lebih bahagia," katanya. Anda akan merasa lebih relaks dan mood akan terasa lebih baik dalam hubungan seks, sehingga Anda lebih mudah merasakan orgasme.

Landa mengatakan bahwa tidur telanjang sangat bagus untuk hubungan Anda. Saat Anda dan pasangan saling telanjang dan tidur berpelukan, sentuhan kulit ke kulit dapat meningkatkan pelepasan hormon oksitosin. Hormon oksitosin mempengaruhi suasana hati Anda. Anda akan merasa lebih rileks dan lebih mood untuk seks, sehingga Anda bisa mencapai orgasme yang optimal.

Permasalahan yang Timbul Saat Tidur Telanjang:

1. Bagaimana jika teman saya melangkahi saya saat saya tidur telanjang? Atau memandangi saya saat saya tidur telanjang?
Ini adalah contoh, dimana jika kamu indekost atau tinggal di asrama. Tentunya hal ini dapat dihindari dengan memberitahu teman sekamar kamu bahwa anda tidur telanjang. Hal terburuk adalah di tertawakan, kemudian jelaskanlah kenapa kamu tidur telanjang.

2. Udara Di Malam Hari Terlalu Dingin.
Sebelum pergi tidur kamu harus mempersiapkan selimut untuk sedikit menghangatkan tubuhmu, karena telalu dingin juga tidak sehat bagi tubuh. Udara dingin dapat membatasi kemampuan tubuh untuk memperbaiki dirinya dan mempercepat proses penuaan.

3. Pasangan Tidak Suka Saya Tidur Telanjang.
Jika hal ini terjadi, solusinya adalah kamu harus berbicara dari hati ke hati, dan tugasmu menjelaskan mengapa kamu tidur telanjang.

4. Bagaimana Jika Terjadi Kebakaran atau Keadaan Darurat Lainnya?
Jangan terlalu jauh meletakkan gaun tidur agar dapat digunakan dengan segera. Atau barangkali kamu ingin mengambil sesuatu, maka gaun tidur adalah yang paling mudah di kenakan.

5. Boleh Tidak Saya Memakai Celana Dalam?
Pakaian apapun yang kamu kenakan saat tidur dapat berpotensi meyebabkan ketidak nyamanan waktu kamu tidur. Kolor celana dalam bisa meyebabkan sesak di pinggang, sangat berpotensi menyebabkan tidur gelisah.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive